Beginilah Cara Penularan Flu Burung agar Bisa Lebih Waspada

UncategorizedLeave a Comment on Beginilah Cara Penularan Flu Burung agar Bisa Lebih Waspada

Beginilah Cara Penularan Flu Burung agar Bisa Lebih Waspada

Penularan flu burung sangat perlu untu diketahui demi menjaga agar Anda tidak sampai terserang virusnya. Jika terinfeksi virusnya, berbagai gejala yang kompleks dapat dialami dan tentunya sangat melemahkan sistem imun. Berbagai keluhan juga sangat menganggu. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini terdapat penjelasan mengenai apa saja media penularan dari virus yang menyerang unggas ke manusia.

  1. Kontak Langsung dengan Unggas yang Terinfeksi

Sudah diketahui bersama jika kontak langsung adalah cara penularan influenza yang paling mudah. Sama halnya dengan penularan pada kasus flu burung. Jika Anda mengalami kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi, maka serangan virus bisa dialami.

Virus yang dikenal dengan nama H5N1 ini dapat tertular dari unggas ke manusia dengan intensitas gejala yang berbeda. Meski demikian, skala gejala bisa cepat berkembang dari ringan ke berat jika tidak segera ditangani. Apabila penularannya lewat kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi, tentu saja kemungkinan infeksinya lebih parah.

  • Menyentuh Cairan Tubuh Unggas yang Sakit

Dikutip dari halodoc.com, cara penularan flu burung berikutnya adalah lewat cairan tubuh unggas yang terinfeksi ataupun yang sedang sakit. Penyebaran virus akan lebih mudah terjadi saat unggas tersebut sakit. Jadi, tetap waspada jika akan menyentuh unggas yang sedang tidak sehat, entah itu sedang terserang flu burung ataupun penyakit lainnya.

Gunakan sarung tangan agar menghindari terkena cairan tubuh unggas saat berada di peternakan atau kandang. Karena bagaimanapun juga, penyebaran virus bisa terjadi lewat cairan tubuh unggas, misalnya air liur atau kotoran yang basah. Dengan demikian, sebisa mungkin tetap waspada dan gunakan pelindung tangan. Segera cuci tangan setelah itu dengan air bersih mengalir dan sabun.

  • Mengonsumsi Daging atau Telur Unggas yang Tidak Sehat

Tidak hanya lewat kontak langsung dengan unggas ataupun lewat cairan tubuhnya, penularan flu burung juga dapat terjadi lewat produk olahannya. Sangat penting memang untuk mengonsumsi protein hewani lewat daging dan telur. Akan tetapi, cara mengonsumsinya tetap harus diperhatikan agar tidak berpotensi tertular virus H5N1.

Anda harus memilih daging dan telur yang sehat dan layak konsumsi. Jika membeli, belilah daging yang masih segar dengan warna yang tidak pucat. Baunya juga masih segar dan tidak amis. Periksa juga teksturnya dagingnya dan pilih yang masih kaya serat dan tidak lembek atau terlalu kenyal. Untuk telur, pilihlah telur yang bersih, tidak pecah atau retak, dan ukurannya normal. Jika mengambil dari ternak sendiri, usahakan menyembelih unggas yang sehat agar dagingnya juga sehat. telur yang dikonsmsi juga harus berasal dari ternak yang sehat.

  • Tidak Memasak Daging atau Telur Sampai Matang
https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/H117hgRyxxjJiNN6gQbByxLW2H8=/640x640/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1509431/original/093538300_1487250900-make-hard-boiled-eggs-in-a-muffin-pan.jpg

Potensi penularan flu burung berikutnya adalah lewat cara memasak daging atau telur yang tidak benar. Cara memasak yang tidak higienis, bahkan memasak tidak sampai benar-benar matang, bisa menjadi masalah tersendiri. Penularan virus H5N1 bisa lebih mudah. untuk itu, masaklah daging atau telur dengan cara yang benar dengan peralatan masak yang bersih. Bersihkan juga dagingnya dengan air bersih sampai benar-benar bersih. Masaklah sampai matang. Sama halnya dengan telur, masaklah sampai benar-benar matang dan sebaiknya hindari memasak telur hanya setengah matang agar virus atau bakteri di dalamnya bisa mati.

  • Tidak Mengenakan Masker Saat Berada di Sekitar Unggas
Image result for peternak ayam

Penularan flu burung juga sangat rentan jika Anda berada di sekitar unggas, misalnya ketika berada di peternakan, kandang ternak, dan lingkungan di dekat peternakan. Di pedesaan, umumnya juga banyak unggas yang berkeliaran karena memang banyak warga yang memelihara. Oleh karena itu, gunakan pelindung tubuh agar Anda terhindar dari kemungkinan penyebaran virus H5N1 saat kontak langsung dengan unggas.

Indikasi terserang flu burung bisa terjadi melalui berbagai kemungkinan di atas. Oleh karena itu, Anda harus waspada dan usahakan untuk selalu berhati-hati dengan menggunakan pelindung tubuh jika berada di peternakan atau di kandang ternak sendiri. Sebaiknya, batasi juga kontak langsung dengan unggas. Berikan pemeriksaan kesehatan pada unggas secara berkala jika Anda memang berprofesi sebagai peternak, baik dalam jumlah kecil atau besar.

Sumber artikel:

www.halodoc.com

dreamfile.wordpress.com

Sumber gambar:

ekonomi.bisnis.com

www.liputan6.com

republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top